Sus, croissant, short cake, dan puluhan menu pastry lainnya tersaji di atas meja. Luar biasa! Ini Kakaknya Ran tidak kira-kira. Perutnya, sih, kecil, tapi pesan makanan persis untuk orang satu kampung. "Mhh, Kak Ratu." Aku segan aslinya, mau bilang ke dia. Tapi, mau bagaimana, ya. Masa aku harus diam dihadapkan dengan puluhan jenis kue ini. Sumpah, aku kenyang duluan sebelum makan. Ratu dengan tatapan bingungnya malah tanya padaku, "Kenapa nggak dimakan?" Aku segan, makanya aku diam saja. Terus, Ratu dengan santainya meemotong kue dengan garpu, tampak menikmati sesuatu yang lumer di dalam mulut sampai matanya terpejam. "Short cake-nya, enak banget." Lagi dia makan, sampai mengerja-ngerjap. Aku? Masih canggung. "Heh, ayo makan," sentak Ratu. "Itu kue nggak bakalan habis kalau cum

