Bab 20 Paket Misterius

1806 Kata

Pagi-pagi sekali aku sudah siap-siap pindah kontrakan. Sederhana nggak apa-apa asalkan aku dan Zahra bahagia. Nggak tertekan seperti ini, apalagi dua hari lagi sidang perdana dimulai. Berulang kali Mas Aris memintaku untuk memikirkan lagi dan lagi soal gugatan itu. Tapi aku tak peduli. Keputusanku sudah bulat untuk berpisah. Tak tahan hidup berdampingan dengan orang-orang toxic macam mereka. Sudah cukup lama aku memberinya waktu. Berulang kali pula aku memberinya kesempatan. Namun diabaikan. Jikalaupun sekarang aku menunda, yang ada aku justru semakin diremehkan keluarga besarnya. Aku tak sudi. Belum tentu juga Mas Aris berubah jika kuberi kesempatan lagi. Iya, kan? Sudahlah. Jika memang nanti ditakdirkan kembali itu urusan lain. Yang penting sekarang keputusanku sudah bulat untuk ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN