Hari di mana penentuan perjuangan dari siswa kelas 12 sedang di uji dari mulai hari ini, termasuk juga dengan Dea. Bagaimana tidak? Entah ke napa suaminya itu sangat manja hari ini, bahkan sejak semalam Ia tidak mau lepas dari Dea. Tidak mengganggu memang tapi terlihat sangat aneh dan tidak seperti biasanya. Sikap manjanya akan pria itu keluarkan jika berada di rumah saja. "Yang buruan!" teriak Dea dengan berjalan menuruni tangga, ini hari pertama ujian mereka tapi mereka malah bangun kesiangan. Seolah bagi Dava tidak ada hari esok lagi untuk bersama Dea, dan Dea hanya mampu menuruti semua permintaan Dava. "Yang jangan jalan cepat-cepat." tegur Dava melihat Dea yang berjalan cepat menuruni tangga, Dea mengabaikan ucapan Dava lalu berlari ke arah dapur. Menyiapkan segala ke perluan suami

