Dava menghitung mundur waktu dari angka 5-1 hingga suara gemuruh di langit dengan cahaya yang berwarna pelangi menyebar membuat Dea berteriak kagum. Warna yang cantik itu memendar di langit malam, Dea bahkan hampir tidak bisa membedakan warna kembang api dan juga warna bintang yang menghiasi langit karena ini euphoria yang jarang sekali terjadi. Malam melukiskan warna sendiri yang indah dan kembang api yang di nyalakan menambah ke indahan yang tercipta di langit. Sungguh siapapun pasti akan setuju dengan pendapat Dea kali ini. Teriakan dari bawah juga menambah kesan ke ramaian dan ke bahagiaan yang terbagi, bukan hanya bagi Dea dan Dava tapi juga bagi semua warga sekolah yang merayakan malam perpisahan kelas 12. Dava memeluk Dea dari belakang sebelum Ia mulai perhitungan mundurnya di mu

