"Ibu jemput Dion?" tanya Dion saat melihat Ibunya menunggu. "Iya, Sayang," angguk Mita, "Hai, Rayyan. Rayyan dijemput siapa? Tante gak lihat bunda Rayyan." "Saya yang jemput Rayyan." Suara seorang pria terdengar dari belakang punggung Mira. "Om Arman!" Rayyan tersenyum sembari menghampiri. "Om jemput Rayyan?" "Iya, Nak." Minta hanya tersenyum sambil mengangguk pada pria itu. 'Mungkin ini yang namanya Arman, calon suami Mbak Harum.' Mita teringat pada cerita suami. "Mbak ini istrinya Arga kan?" sapa Arman seraya menatap Mita. Wanita itu pun mengangguk. "Saya Arman. Saya temennya Arga juga temennya Harum." Arman memperkenalkan diri. "Iya. Saya Mita." Setelah saling menyapa dan basa-basi Arman pun pamit lebih dahulu sementara Mita menuntut Dion. Mereka berjalan kaki menuju ke pa

