Mobil Afnan berhenti disebuah rumah yang sangat teduh dipandang mata.. rumah ini begitu sejuk Nayra yang turun dari mobil langsung terpesona dengannya. “Afnan ini rumah siapa?” tanya Nayra pada Afnan meski matanya tetap berkelana melihat-lihat sekitar rumah. “Rumah kita,” jawab Afnan. Afnan sudah lama membeli rumah ini, dia ingin membangun keluarganya disini, kemarin Afnan tidak membawa Nayra kemari karena dia tidak mencintai Nayra. Tapi sekarang.. dia yakin bahwa Nayra akan memberikannya anak yang lucu dan membangun keluarga disini. “Benarkah?” Nayra bertanya dengan tatapan senangnya. Afnan mengangguk dan tanpa sadar Nayra berlari dan memeluk Afnan, “Ya Tuhan Afnan aku suka sekali dengan rumah ini.” Afnan yang mendapatkan pelukan dari Nayra hatinya mulai berbunga-bunga, dia sudah m

