empat puluh satu

1554 Kata

"Sabar dulu, bicara yang tenang. Tarik napas pelan-pelan, baru ngomong." Suara menenangkan yang Kirana dengar sambil terisak ketakutan tak lain tak bukan adalah milik Adjie Byantara Wishaka yang sepuluh menit setelah puluhan panggilan tanpa henti dari Nina Bobo kesayangannya akhirnya mengangkat telepon. Itu pun terkesan amat misterius karena Kirana bisa mendengar satu atau dua orang bicara dengan bahasa tidak ia pahami, seperti ada suara kresek radio yang sedikit mengganggu lalu samar terdengar angka disebutkan dengan suara sedikit teredam dan gemerisik, delapan satu dua. Apa yang dimaksud dengan delapan satu dua? Kirana sudah terlalu panik hingga tidak peduli bahwa saat itu Adjie sempat berbisik dengan lawan bicaranya menggunakan nada sedikit resmi, jauh beda dengan dirinya saat berdua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN