tiga puluh tiga

1401 Kata

Adjie Byantara Wishaka berjalan dengan semangat empat puluh lima sambil menggenggam jemari gadis yang paling diinginkannya menuju ballroom tempat pesta penggalangan dana yang diadakan oleh pengusaha kaya Richard Rizaldi dilaksanakan. Seperti kata-katanya pada Kirana, Adjie tidak ingin lagi menunda lebih lama. Ia tahu, gadis yang tangannya sedang ia genggam sekarang sudah menerima cintanya. Nina Bobo tidak lagi protes panjang lebar membalas semua aksi kelewat pede darinya. Sebelum gadis itu berubah pikiran, Adjie tidak boleh menunda lagi. Mereka hanya butuh restu dari seorang pria tua bernama Rahmadji Bratasusena. "Mas, Mas. Nanti dulu." Kirana menarik lengan jas Adjie dengan satu tangannya yang bebas. Pria itu kelewat semangat, hingga ia tidak lagi meminta pendapat Kirana. Saat Adjie meno

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN