Saat waktu jam pulang tiba, suasana kafe mendadak hening. Ayu sudah berganti pakaian dan melihat keluar sudah tidak ada siapa-siapa. Ajeng pun entah kemana, Ayu sampai berteriak mencari Ajeng dan pegawai lainnya. Namun saat Ayu melangkah dan dirinya baru sampai di tengah-tengah meja dan kursi, tiba-tiba lampu padam semua menjadi gelap gulita. Ayu seketika berteriak histeris. "Aaaaaaaaa! Ajeeeng, kamu dimana?" Ayu berlari cepat ingin sampai ke pintu luar area kafe dan saat Ayu membuka pintu, berbarengan dengan musik yang berbunyi entah darimana. Di depan Ayu ada sosok lelaki yang Ayu sudah rindukan sejak tiga hari yang lalu. Berdiri dengan memegang mikrofon, sementara musik masih terus berbunyi. Tiba-tiba ... "Sayang, opo kowe krungu jerite atiku." Suara Rama? Itu Rama? Di

