“Boleh aku masuk?” Blade melongokkan kepalanya ke dalam kamar Ivy dan menyapa gadis itu. “Hai, Blade! Masuklah!” Ivy melambaikan tangan dan memanggil Blade agar mendekat. Blade melangkah masuk, mengambil kursi dari meja belajar lalu meletakkannya di dekat tempat tidur Ivy. “Maaf aku baru bisa datang,” ujar pemuda itu menyesal. “Bagaimana kondisimu?” Jika menuruti hatinya, Blade ingin menyusul Ivy ke rumah sakit dan menemaninya, namun kondisi tubuh pemuda itu tidak memungkinkan. Malam setelah kecelakaan itu, tubuh Blade terasa nyeri dan seolah remuk, hingga ia terpaksa berbaring di tempat tidur selama dua hari. “Jauh lebih baik. Seperti yang kau lihat,” jawabnya ceria. Sebenarnya Ivy sendiri sudah merasa dirinya sehat dan pulih total, namun Rocky yang masih memaksanya untuk terus beris

