"Terima kasih sudah menemaniku hari ini." Ivy berujar pada Blade ketika pemuda itu menurunkannya di depan teras setelah seharian menemaninya mengunjungi beberapa tempat yang sudah sejak lama sangat ingin gadis itu datangi. Blade mengangguk sambil tersenyum manis. "Aku senang melakukannya." Ivy balas tersenyum dan menyerahkan helm yang tadi ia pakai pada Blade. "Terima kasih juga karena kau sudah banyak membantuku. Maaf sudah melibatkanmu sampai sejauh ini dan membuatmu repot." "Tidak masalah. Aku senang bisa membantumu," ujar Blade tulus. Ia sungguh-sungguh bersedia membantu Ivy melakukan apa saja. Bukan karena Blade berharap gadis itu membalas perasaannya, namun karena ia memang peduli dan ingin membantu. Itu saja. Namun sebenarnya, ada sesuatu yang mengganggu perasaan Blade. "Tapi .…"

