Scent of Petrichor 22a

1119 Kata

Akhir-akhir ini Ivy selalu merasa gelisah. Ia yang dulu begitu pemberani dan tidak mengenal takut, kini mulai merasa hidupnya terancam. Ivy seolah selalu dibayang-bayangi oleh seseorang yang mengawasinya setiap saat. Di mana saja ia berada, ke mana saja ia melangkah, seolah sosok itu selalu mengikutinya. Kini sebagian besar waktu Ivy hanya dihabiskan di kediamannya saja. Setidaknya di sini ia merasa cukup aman, karena ada anak buah Aaron yang selalu berjaga. Malam hari juga selalu menjadi waktu yang sulit baginya. Saat berbaring di tempat tidur, ada ketakutan yang membayangi Ivy jika sewaktu-waktu sang penguntit akan muncul di tengah malam saat ia tengah terlelap.  "Kalau saja dia ada di sini, mungkin aku tidak akan merasa ketakutan seperti ini." Di tengah kegelisahannya, tiba-tiba kalim

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN