EPISODE 15 - IKHTIAR

930 Kata

Sebuah gelas berisi minuman keras diletakkan di atas meja yang berhadapan dengan jendela di lantai dua rumah itu. Rena berjalan ke sana untuk menatap lampu-lampu di tengah kota saat malam hari. Hatinya masih saja mendongkol dan kesal atas penolakan yang Irham lakukan padanya kemarin. Ia tak pernah berpikir sama sekali, bahwa masih saja ada orang yang berani menolak keinginannya setelah ia memiliki segalanya. Padahal, ia sudah bertekad dalam dirinya bahwa tidak ada satu orang pun yang boleh menolak keinginannya lagi. Namun apa yang Irham lakukan telah mencoreng harga dirinya hingga ia merasa sangat marah. Flashback On BRAKKK!!! "Cuci semua pakaian kotor itu sampai bersih! Kalau sampai tidak bersih, maka lu dan anak haram lu itu tidak akan dapat jatah makan hari ini!" perintah Endang – o

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN