Hana merebahkan dirinya setelah sampai di sebuah kamar hotel yang disewanya. Ia cukup lelah hari itu setelah berjalan kesana kemari untuk menjalankan rencananya. Ia puas! Sangat puas! Setelah berhasil mendorong Nina dan membuat Wanita sial itu pendarahan di ujung anak tangga terbawah. Ia bahagia sekali, karena cita-citanya terwujud dengan mudah. Kini Nina pasti sudah kehilangan bayinya, dan Irham benar-benar tak menyisakan kenang-kenangan apapun untuk wanita itu. "Aku menang Nina! Kamu sudah kalah! Mas Irham hanya milikku, dan kamu tidak boleh memilikinya!" gumamnya pada diri sendiri. Hana bangkit dari ranjang dan bergegas masuk ke dalam kamar mandi. Ia menyanyi sambil mandi untuk mengekspresikan kebahagiaannya karena telah berhasil mencelakai Nina. Ia yakin sekali, kalau saat ini Nina s

