Setelah kembali bercekcok kecil—malamnya, dan pagi ini keduanya duduk di ruang teve, dimana Kana harus meminta maaf agar Gina tidak marah lagi dengannya, diakhiri tangisan Gina yang tidak bisa dibendung lagi. Kana memilih terus menggenggam jemari Gina selama wanita itu masih uring-uringan hatinya. Gina mengatakan jika Kana sama sekali tidak memedulikan anaknya. Sama sekali bukan itu yang Kana inginkan, salah paham Gina terlalu berlebihan. Pasalnya, Kana hanya terlalu lelah bangun malam saat Gika menangis. Memang, Kana selalu tidur di kamar sebelah tetapi tetap saja pendengarannya sangat jelas pada putranya. Meski yang bisa Kana lakukan hanya menangkan dalam gendongan, sedangkan Kana akan tetap membangunkan Gina. "Udah, ya? Jangan kayak gini terus... aku juga cemas kamu nangis terus kalo

