BAGIAN 22 ; THE TRUTH 2

1032 Kata

Kana sama sekali tidak masalah jika harus berlama-lama menuggui putranya yang tengah terlelap. Dia menyukai waktu kebersamaan dengan Gika. Tentu saja Gina sedang mendapat penjelasan sekaligus melepas rasa rindu dengan Lita. Ada Ilyas yang sama hal-nya menunggui putrinya yang sedang terlelap. "Perempuan itu ribet," ucap Kana yang mengelus pipi Gika, lembut. "Tapi dari rumitnya jalan pikiran mereka, kaum lelaki mendapat keseimbangan." Kana rasa ini adalah waktu yang tepat untuk membahas pengalaman yang hampir sama antara dirinya dan Ilyas. "Kita nggak akan pernah ngerasa cukup dengan apa yang kita miliki, tapi ketemu dengan mereka... bentuk kebahagiaan terbesar yang sulit untuk diuraikan." Keduanya sama-sama tersenyum. Dan mengingat masa-masa sebelum kelahiran keturunan mereka. "Gue ngg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN