"Kamu langsung ke tempat Alya saja, Mas. Untuk ayah, biar aku saja yang mengajaknya untuk bicara." Menyerahkan ponsel kepada Davin. Setelah ucapannya tadi Viona tak lagi mendengar suara apapun, karena Alya telah memutuskan secara sepihak. Tidak ingin banyak komentar, Viona langsung saja menghindar demi kenyamanan hatinya sendiri. "Apa yang dikatakan Alya sampai kamu berubah pikiran?" Meski Davin menerima ponselnya dari Viona, tetap saja pria itu ingin tau apa yang tadinya dibicarakan Alya dengan Viona. "Dia memintamu untuk datang. Katanya ada hal penting yang ingin dibicarakan." "Kita temui ayah dulu, pamit, barulah kita pergi ke tempat Alya. Sekalian aku ingin memperkenalkan kamu dengannya. Agar kalian bisa saling mengenal satu sama lain. Dan kalau boleh jujur, lebih baik kamu men

