Bab 17 – Kabar Tentang Mama Adel

1294 Kata

“Sayang, mandi sekarang, ya! Kamu harus sekolah.” Kembang mencoba mengalihkan perhatian Adel soal ‘adik kecil’ yang baru saja dibahas anak dan papa itu. Bukan apa-apa, Kembang hanya berpikir jika itu terlalu jauh. Ia dan Raja tidak punya komitmen sama sekali. Hanya perasaan saling butuh dan malam penuh debaran itu terjadi. Jadi, ia tak boleh banyak berharap. “Mama mau lanjut bikin adik kecil lagi sama Papa, ya?” Pertanyaan itu meluncur begitu saja dari bibir Adel. Seolah-olah membuat adik kecil hanya butuh merebus air dan memasukkan tepung. Astaga … bagaimana ia harus menghandle gadis kecil yang cerdas ini. “Adel, aku sama–” “Kamu pinter banget, Sayang. Kamu mandi sama Mbak Nita, ya. Biar Papa sama Mama selesaikan bikin adiknya,” sahut Raja seraya bangkit dari rebah. Kembang makin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN