Tak ada jalan yang lain selain mengorbankan diri, itulah yang ada di dalam benak Haris pagi itu. Ia harus berani mengorbankan dirinya demi Shiren, karena Shiren adalah satu-satunya adik yang harus ia lindungi saat itu. “kita harus cari peralihan Ki!” ucap Haris kepada Choki yang tengah memfokuskan diri pada jalanan yang ada di sana, “maksud lu apa Ris?!?” tanya Choki seraya mengerutkan dahinya di sana, mendengar pertanyaan itu membuat Haris menoleh menatap Shiren dengan singkat dan kemudian kembali berucap, “turunin gue di sini, gue bisa jadi peralihan mereka agar kalian bisa pergi ke titik pertemuannya!” ucap Haris kepada Choki yang membuat mereka semua terkejut dan termasuk dengan Shiren. “What?!” tanya Choki terkejut dengan ucapan Haris saat itu, “Nggak!! apa-apaan sih kak?!”

