Chapter 46

915 Kata

“Maaf membuatmu menunggu lama.” Jessica tersenyum canggung ketika ia datang terlambat dari jam yang dijanjikannya bersama Laura. Perempuan itu mengajak Jessica bicara empat mata. Tentu hal ini membuat jantung Jessica berdebar tidak karuan. Laura adalah tunangan Alex. Ia dan Laura tidak sedekat itu sehingga Laura tiba-tiba mengajaknya bertemu untuk membicarakan sesuatu. Pasti ada sesuatu hal sehingga tunangan Alex itu mengajaknya bicara berdua begini/ “Tidak papa. Aku sudah terbiasa menunggu.” Jessica dapat melihat Laura tersenyum. Hanya saja senyuman perempuan itu tidak sampai ke mata. Pertanda bahwa senyuman yang ditunjukkan gadis itu hanyalah sebuah senyuman palsu. Kalimat yang diucapkan oleh Laura juga terasa mengusik Jessica. Nada ucapan Laura terdengar dingin dan tidak bersahabat.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN