Chapter 42

973 Kata

“Kau terlambat.” Jessica menghela napasnya kala memasuki ruangan Alex. Bisa-bisanya Alex mengerjakan hal begitu mendadak di kantor begini. Lihatlah sekarang jam menunjukkan pukul sebelas malam. Seolah tidak ada hari esok saja. Atau mungkin setidaknya hal ini dilakukan lebih awal. “Macet,” sahut Jessica singkat. “Supirku sempat menunggu beberapa waktu sebelum kau keluar dari mansion itu.” Jessica meletakkan tasnya di atas meja dan mulai menghidupkan komputer. Memilih untuk segera memulai melakukan hal apapun yang membuatnya harus berada disini saat ini, ia mendiamkan Alex. “Apa yang harus aku kerjakan.” “Sudah ku kirim ke email. Rapihkan data itu ke dalam excel sesuai format yang aku minta. Aku tunggu bentuk print outnya.” Jessica mulai membuka folder yang Alex kirimkan. Ia menghel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN