BAB 118 – Kabar Buruk, Lagi

1534 Kata

Tolong ... tante tolong aku ... aku akan di bunuh. Aku takut tante ... tolong ... AAAAHHHH ... Andhini seketika tersentak dari tidurnya. Ia terduduk dengan keringat mengucur dari dahi dan leher, sementara AC kamar itu dalam keadaan menyala. “Astagfirullah ... ya  Allah, mimpi apa aku ini. Mengapa tiba-tiba Siska masuk ke dalam mimpiku.” Andhini menyeka wajahnya. ia melihat Andre masih terlelap di sebelahnya. Sementara Asri tidur bersama Jihan di kamar yang lain. Andhini segera meraih ponselnya, melihat siapa tau ada pesan atau panggilan masuk. Namun nihil, tidak ada berita apa pun yang tampak di ponsel Andhini. Wanita itu menoleh ke dinding, ia melihat jam dinding sudah menunjukkan pukul tiga dini hari. Rasa malas dan mengantuk mulai menghampiri, namun ia kembali ingin mengadu dan bers

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN