Bandung, ruang kantor Reinald Anggara. Reinald masih disibukkan dengan tumpukan dokumen yang harus selesai ia periksa hari ini. Pasalnya, kontraktor yang menangani proyek itu, akan menarik uang untuk tiga bulan pekerjaan. Reinald begitu teliti memeriksa setiap dokumen tersebut. Suami Andhini itu tidak ingin jatuh ke lubang yang sama seperti beberapa tahun yang lalu. Ketika Reinald asyik memeriksa dokumennya, tiba-tiba ia dikejutkan oleh dering ponselnya. Pak Jasrul Memanggil ... “Assalamu’alaikum, Pak Jasrul.” Reinald mengangkat panggilan suara itu. “Wa’alaikumussalam ... Pak Rei, bagaimana dengan MC dan Back Up Data yang sudah kami ajukan? Mohon dibantu untuk disegerakan pak Rei, sebab saya harus menggaji karyawan saya.” “Ini masih sedang saya periksa, Pak Jas. Namun maaf, apakah p

