Bab 44

1036 Kata

"Bang Jael ... Chok! Sungguh, apa kalian tidak bisa mengenaliku?" tanya Bayu kemudian pada ke dua orang pria di hadapannya. Ke dua orang pria yang saat ini masih tersungkur di tanah, perlahan saling membantu untuk bangun. Mereka bertiga saling bersitatap dalam diam. Hingga pada akhirnya pria dengan topi hitam dan kumis tebal yang Bayu sebut Bang Jael, angkat bicara. "Aku memang merasa tidak asing dengan wajah mu. Siapa kamu sebenarnya?" tanya pria itu dengan nada yang dingin. "Siapapun kau, jangan pernah mencampuri urusan apapun yang tidak ada hubungannya denganmu. Kau tahu? Terakhir kali ada yang sok menjadi pahlawan. Namanya langsung berada di batu nisan, pada hari berikutnya," jelas seorang pria yang Bayu ketahui bernama Choky. "Tapi ... bagaimana kau tahu nama kami berdua!" te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN