Meratap akan apa yang sudah terjadi rupanya menjadi suatu bencana bagi diri, dia tidak ingin kejadian sama terulang dengan cara dan situasi yang berbeda. Di mana Frada mengalami luka sangat dalam, kali ini gadis yang terbaring di ranjang rumah sakit sedang melawan suatu zat buatan berasal dari tanaman yang masih bekerja. Membayangkan betapa gejala itu sudah menyerang dan sangat fatal. Pupil Frada saat itu menyempit, denyut nadi kian melambat, suhu badan menurun serta apa yang dikatakan Dokter jika gadis itu mengalami lemah otot. Jenis narkoba yang masuk tidak main-main, hasil pengolahan dari morfin dengan dosis tinggi telah disuntikkan ke dalam tubuh dan menembus cepat ke jaringan otak. Entah siapa yang dimaksud pria itu, seseorang berasal dari Rusia adalah dalang semua ini. "Aku pasti

