“Dokter ! Dr. Baxter !” panggil si suster dengan wajah panik. “DIAMLAH !!!” bentak Dr. Baxter hingga si suster langsung terdiam seketika. Ia perlu mengetahui kondisi Natchaya saat diberikan cairan itu dan ini benar-benar berbeda dari percobaannya pada tikus-tikus laboratorium itu. Natchaya terus saja mengerang dan menarik apapun yang ada di dekatnya hingga keadaan berubah menjadi lebih parah. Dr. Baxter segera keluar dari ruangan itu untuk mengambil catatannya karena ia perlu mencatat reaksi Natchaya. Dengan terburu-buru, ia mengambil papan catatan itu dan mencari pulpen. Tepat pada saat ia sedang mencari pulpen, Natchaya mendadak mengejang lebih hebat dan ia langsung terduduk tegak. Tekanan pada perutnya dal

