BAB 52

2280 Kata

Hari sudah menunjukkan hampir pukul empat sore. Eric masuk ke dalam rumah sembari melonggarkan ikatan dasinya. Dia langsung berjalan menuju ke arah dapur. “Sherry? Sammy?” panggilnya berulang kali. Dia heran suasana rumah sangat sepi. Dylan juga tidak terlihat sudah mengirimkan perabotan yang dia minta. Selain itu, sang ibu, Dolores dan Pam juga belum kembali. Lalu, sekarang Sherry dan Sammy tidak ada dimanapun. Sembari membuka lemari pendingin, dia menoleh ke berbagai arah. “Sherry? Sayang? Sammy? Dimana kalian?” Selepas mengambil botol bir, dia menutup lemari pendingin tersebut, lalu meminumnya. Setelah itu ditaruhnya di atas meja makan sambil menggerutu, “dimana mereka?” Karena terlalu sibuk di perjalanan, dia belum membaca pesan Sherry. Dan, ketika dia memeriksa ponsel, barulah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN