“Ada apa? Kenapa kau kembali?” tanya seorang pengawal yang bertugas berjaga di luar area perlindungan. Lalu utusan yang dikirim oleh Max tersebut segera menjawab, “Aku perlu bertemu dengan para tetua. Kami memerlukan bala bantuan sesegera mungkin. Karena sekarang rombongan pengungsi yang akan pergi menuju pengungsian diserang oleh para pembelot dengan jumlah yang luar biasa banyak. Hingga kami kesulitan untuk menghabisi para pembelot sekaligus melindungi para manusia yang tengah ketakutan tersebut. Kapten yang mengutusku untuk membawa bala bantuan sesegera mungkin.” Mendengar jhal itu, jelas semua orang bergegas untuk melaporkan hal tersebut pada tetua. Dengan mudah, kabar tersebut menyebar. Membuat para wanita dan anak-anak yang mendengar hal itu merasa sangat cemas. Dalila yang mendeng

