Kedua orang tua yang sangat menyayangi Dalila itu pun berbisik, “Kami berharap, pertemuan kita selanjutnya akan terjadi dalam waktu yang ama di masa depan. Karena kami ingin kau hidup lama dan bahagia dengan suamimu.” Setelah membisikkan perkataan penuh harap dan doa tulus tersebut, keduanya pun menghilang dan membuat Dalila memeluk udara kosong. Dalila tentu saja merasakan kekosongan di dalam hatinya. Namun, Dalila sadar jika dirinya tidak boleh merasa sedih. Sebab keduanya sudah dipastikan berada di tempat yang lebih baik dan kini bisa merasa sangat tenang karena tidak lagi memiliki kecemasan apa pun mengenai dirinya. Dalila pun menghela napas panjang. Saat ini, Dalila harus fokus. Setidaknya ia harus mencari tahu untuk ke luar dari situasi ini. Tentu saja Dalila tidak bisa terus

