Sebuah tempat sampah melayang ke udara saat seseorang senagaja menendangnya dengan kuat. "Sial! Sial! Kenapa jadi seperti ini? Harusnya gak ada orang lain yang tahu selain Jihan," gurutu Keandra menyesali apa yang telah terjadi. Cintanya memang salah. Tapi ia juga manusia biasa yang memiliki rasa cinta. Hanya saja, Keandra telah ceroboh dengan menjatuhkan hatinya pada orang yang salah. Sepasang kakinya terus mengayunkan langkah menyusuri jalanan malam yang sepi. Setelah Juna dan Jihan pergi dari rumah, Erwin tidak memaksa Keandra untuk bicara apa yang telah terjadi. Erwin membiarkan anak-anaknya tenang terlebih dahulu. Sebuah mobil melaju pelan di sisinya. Keandra menoleh bersamaan dengan turunnya kaca mobil, membuat ia tahu siapa orang di dalamnya. "Ha! Ha! Ha! Bagaimana rasanya bert

