- 24 -

1856 Kata

Ayla tidak menjawab. Dalam mulutnya, berkali-kali ia merasakan produksi salivanya berlebihan. Jika ia membuka mulut sedikit saja, Ayla yakin bisa langsung memuntahkan isi perutnya. Maka dari itu, Ayla hanya terus merapatkan kedua bibirnya agar tidak terbuka, sehingga isi perutnya tidak harus keluar. Namun, membayangkan dirinya masih harus terjebak di dalam bus selama beberapa jam ke depan, malah membuat kepalanya menjadi sakit lagi dan membuat rasa mualnya seketika berlomba lomba untuk datang, dan mengajaknya untuk memuntahkan isi perutnya saja dari pada menahannya. Regal yang melihat tingkah Ayla, segera menarik kepala cewek itu untuk bersandar di bahunya. Ayla tidak berontak, ia hanya segera memejamkan mata. Berusaha menghilangkan kesadaran diri agar ia tidak merasakan mual.  Regal tu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN