Berakhirlah Mutia sekarang di ruang tunggu airport, bentar lagi pesawatnya sudah akan boarding Walaupun Orang tua Mutia hanya seperti kebanyakan keluarga sederhana, namun sejak kecil Mutia tidak pernah kekurangan kasih sayang, bagi orang tuanya Mutia adalah tumpuan hidup mereka Apalagi papa Arifin, sejak kecil sudah memperlakukan putrinya semata wayangnya seperti Berlian yang anti gores,untung aja mama Erin selalu melepaskan Mutia dari kelebayan papanya. Begitu pesawatnya mendarat di airport Kuala Namu, Mutia langsung menuju area pengambilan bagasi dibantu papa, sedangkan mama Mutia berjalan keluar terlebih dahulu Setelah semua bagasi lengkap, Mutia berjalan menuju ke meeting point tempat orang tuanya menunggu. Dia melihat Oscar berdiri disamping mama nya dan sedang ngobro

