BAB 46 Kota Kelahiran Mutia

1569 Kata

Berakhirlah Mutia sekarang di ruang tunggu airport, bentar lagi pesawatnya sudah akan boarding   Walaupun Orang tua Mutia hanya seperti kebanyakan keluarga sederhana, namun sejak kecil Mutia tidak pernah kekurangan kasih sayang, bagi orang tuanya Mutia adalah tumpuan hidup mereka   Apalagi papa Arifin, sejak kecil sudah memperlakukan putrinya semata wayangnya seperti Berlian yang anti gores,untung aja mama Erin selalu melepaskan Mutia dari kelebayan papanya.   Begitu pesawatnya mendarat di airport Kuala Namu, Mutia langsung menuju area pengambilan bagasi dibantu papa, sedangkan mama Mutia berjalan keluar terlebih dahulu Setelah semua bagasi lengkap, Mutia berjalan menuju ke meeting point tempat orang tuanya menunggu.   Dia melihat Oscar berdiri disamping mama nya dan sedang ngobro

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN