Malam yang penuh dengan cahaya rembulan dan bintang yang masih tetap setia berada di peredarannya. Angin malam yang semilir meniup setiap helaian rambut seorang gadis kala itu sedang duduk sendiri di sebuah atap rumah. Sudah menjadi kebiasaan gadis itu menikmati malam kala suasana hati sedang jenuh dengan kehidupan. Di temani secangkir sekoteng untuk menghangatkan tubuh yang di terpa angin malam. Meski hidangan tersebut tak mampu menghilangkan rasa suntuk yang mendera kala itu. Paling tidak ia tetap setia menemani di sisinya dibandingkan orang yang ghosting saat sayang sayangnya. Di atas atap itu ada seorang gadis yang sedang serius memandangi langit yang bergemerlapan cahaya. Ia hanya duduk seorang diri disana. Nama gadis itu Joya, gadis tomboy yang rada galak bila ada cowok yang coba is

