Sehari pasca emak dan Maudy mendapat terror dari seekor kuntilanak. Mereka pun sepakat untuk mencari orang yang mampu mengobati atau mengusir demit yang ada di tubuh maupun di rumah mereka. Untuk saat ini yang mereka tahu adalah meruqiah diri mereka masing masing. Karena keduanya merasa tidak ingin di katakan ketempelan demit. Apalagi si emak yang khawatir jika benar ketempelan bisa merusak reputasinya sebagai artis kampung di lingkungannya. Maudy juga jelas ga mau ketinggalan, ia enggan di cap sebagai gadis indigo yang dibantu demit. Mereka lalu menyebar informasi ke semua media, baik elektronik, cetak hingga social media untuk mencari orang pintar atau dukun paling hebat di kolong langit. Melalui mulut ke mulut juga sudah mereka jabanin, tidak hanya mulut manusia, tapi juga mulut buaya,

