"Dia baik kok, Bang. Tenang ajalah. Iya, dia di depan kita sekarang. Dia pengen kenalan, tapi katanya Abang ganteng banget. Dia minder, kan ngga cantik," ejek si anak perempuan pada si Unti, membuat dia mencebik dan memberikan seruan tidak terima. Dasar anak kecil, sekate-kate aja lu, batin si Unti. Kemudian si Unti mengelilingi rumah kedua anak itu dan terkikik dan mengeluarkan bau yang tak sedap, membuat si anak lelaki yang belum pernah merasakan hal ini, pertama kalinya muntah, dan kacaunya dia tidak sempat ke kamar mandi. Dia memuntahkan kotoran di ruang tengah dan seketika pingsan saking baunya. Sedangkan si adiknya menatap si Unti dengan perasaan kesal setengah mati. "Aku bisa lho usir tante dari sini kalau masih ganggu kakak aku!" ancamnya membuat si Unti berhenti dan terkiki

