Setelah kunjungan Lilith sore itu di rumah Opa, semua orang mulai menyadari betapa seriusnya guncangan yang kini terjadi di perusahaan yang Lilith pegang. Opa yang biasanya selalu di belakang layar dan hanya sesekali mengontrol perkembangan perusahaan, kini meninjau secara langsung. Fiskalah yang kini menjadi objek peninjauan. Sekarang wanita itu kalang kabut, sibuk melemparkan kesalahan pada orang lain. Semua karyawan yang terhubung dengan Fiska berusaha menjauh sebisa mungkin. Sayangnya, sebagaimana mentalitas orang egois, Fiska tetap menyeret orang-orang di sekelilingnya. Orang seperti Fiska tidak mungkin mau hatuh sendirian. Kebetulan, karyawan-karyawan yang dekat dengan Fiska adalah karyawan yang suka menjilat dan mengandalkan pujian palsu untuk menarik keuntungan. Dengan karakte

