Lilith memasuki ruang kantor dengan wajah cerah, binar-binar matanya semakin bercahaya dengan kerlap-kerlip kebahagiaan. Bibir Lilith melengkung membentuk senyum indah, hangat, dan menawan. Setelah peach yang kini ia kenakan untuk bekerja terlihat lebih pas, mendukung sosoknya yang sempurna. Para karyawan yang menyambut Lilith menyapa dengan hangat, untuk sesaat melupakan sikap segan mereka pada Lilith yang biasanya mereka terapkan di waktu-waktu kerja. "Pagi, Bu." "Selamat kembali bekerja, Bu!" "Sudah pulang dari honey moon, Bu?' "Welcome back, Bu!" Sapaan demi sapaan Lilith terima dengan baik. Dia mengangguk puas, tersenyum pada para karyawannya yang bersikap ramah. Aura kantor hari ini lebih hangat daripada biasanya. Atasan selalu mempengaruhi situasi tempat kerja, seper

