Dilema

1042 Kata

Steve sudah lelah rasanya mencari pria yang cocok untuk Jessica. Dia rasanya mau menyerah saja. “Biarlah waktunya habis, aku enggak dapet-dapet ini batu birunya,” ucap Steve lirih. Dia sendirian di kamar. Merasa malas sekali mau keluar. Apa lagi, dia harus menghadapi Jessica. Pasti nanti dia akan meminta daftar pria lagi. “Kenapa semuanya enggak ada yang cocok sama dia ya?” ucap Steve. Dia mencoba menerka, pria seperti apa yang cocok untuknya. Padahal sudah lebih dari sepuluh pria yang dia kenalkan. Semuanya berakhir sama. Jessica hanya ingin bermain, tanpa adanya hubungan serius. Padahal, semua pria yang dia kenalkan padanya selalu tampan. Gagah, juga bisa dibilang mapan. Tapi, enggak satupun yang bisa menggaet hati Jessica. Hapenya berdering, Jessica menelponnya. Dengan malas, dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN