Penyelidikan tentang anak penyihir masih berlangsung. Deril disibukkan dengan dua tugas sekarang. Dimana dia harus menjaga dan merawat para tumbuhan. Dia juga harus mencari tahu keberadaan anak penyihir demi keselamatannya selama bertugas. Hari itu dia kembali mengajak Meila keluar. Mencoba menggali lebih dalam siapa dia dan apakah dia tahu tentang perbuatan Ayahnya. Mereka duduk di bangku taman di dekat jembatan. Tempat favorit dimana Steve mengincar targetnya. “Kamu gak pa – pa keluar sama aku?” Tanya Deril padanya. “Ya gak pa – pa lah, kenapa?” “Kan aku bukan siapa – siapa kamu, bukan golongan orang penting seperti Ayahmu.” “Sudahlah. Kalau kakak memang mau ngajak aku main. Ya ayo main, atau kakak sudah berubah pikiran?” “Berubah pikiran? Soal apa?” “Jadi pacarku!” “Haha

