Penemuan mayat wanita menghebohkan seluruh pengunjung restoran. Seperti yang sudah diduga, mayat tersebut ditemukan tergeletak di salah satu bilik toilet dengan luka tusukan di d**a dan ditemukan oleh seseorang bernama Sena. Karena sudah terlihat sebagai saksi, Sena tak bisa menghindari panggilan polisi jika tak mau dianggap sebagai tersangka. Tapi Sena juga tak sendirian. Ia mengajak Levo untuk menemaninya. Takut-takut jika nanti Sena akan salah bicara dan membocorkan semuanya. Sebab, terkadang Sena juga bisa hilang kendali setiap bingung dicerca pertanyaan. Sebelum ke kepolisian setempat, Levo mengamankan Nezi dan yang lainnya dulu. Ia membawa mereka ke markas dalam sekali angkut. Membuat Levo sedikit kuwalahan karena harus menguras banyak tenaga untuk membawa tiga orang sekaligus.

