IM 28

1025 Kata

Taufan, Akbar dan Miko berjalan di koridor sekolah. Akbar dan Taufan baru saja menerima hadiah dari kepala sekolah. Akbar dan Taufan akan dikirim ke malaysia untuk perlombaan cerdas cermat lagi. Miko tampak bangga dengan Akbar dan Taufan. Miko tidak memiliki otak seperti Akbar dan Taufan. Ia tak sama sekali iri karna setiap orang memiliki kemampuaj yang berbeda beda. "Tunggu tunggu!" Miko pun memberhentikan jalan Akbar dan Taufan. "Ada kabar gembira dong. Gue sama Fitri malam ini akan kencan. Doain kencan gue berhasil," seru Miko. Akbar dan Taufan pun menepuk pundak Miko. "Tenang gue selalu doain lo kok. Semoga lo cepat berakhir jomblo nya. Dan apa kabar sama presiden jomblo kita satu ini," tunjuk Taufan ke Akbar. Akbar hanya tersenyum getir ia tak menanggapi omongan teman tema

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN