IM 61

816 Kata

Setelah perihal menanyakan mama agatha kini suasana sangat canggung sekali. Tidak ada yang membuka suara. Taufan pun hanya berdiam di sofa sedangkan auryn berbaring di brankar dengan membelakangi taufan. Entahlah bagaimana mereka saat ini. Terlihat wajah taufan sangat sembab mungkin habis menangis. Taufan menghela napasnya panjang dan menghampiri auryn yang memunggunginya. Taufan mengelus kepala auryn membuat auryn menoleh. Taufan tersenyum manis kepada auryn. Auryn hanya bisa membalas dengan senyuman juga. "Keluar yuk. Bosan di kamar. Aku ambilin kursi roda" Auryn langsung menahan pergelangan tangan taufan membuat taufan menghentikan langkah kakinya. Dahi taufan mengkerut. "Nggak pakai kursi roda bisa kan?" "Mau di gendong hm" Auryn menggeleng. "Bukan gitu mau nya jalan kak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN