IM 36

1128 Kata

Sinar matahari masuk ke celah jendela kamar auryn. Auryn pun langsung terduduk di kasurnya. Ia ingat bahwa ia menunggu taufan pulang. Auryn pun langsung bangun dan masuk ke kamar taufan. Auryn takjub dengan kamar taufan. Kamar yang begitu besar menurut auryn. Auryn pun mendekat ke arah taufan. Apa taufan tidak sholat subuh. Taufan tersenyum ketika auryn mendekat ke arahnya. Taufan sudah melaksanakan sholat subuh. Auryn halangan jadi tidak sholat. Taufan langsung menarik tangan auryn hingga auryn terjatuh di tubuhnya. Auryn terkejut dengan perlakuan taufan. Dadanya berdetak dengan cepat. Auryn memperhatikan wajah taufan. Sudah lama ini auryn tak melihat wajah taufan. Biarpun melihat hanya sekilas saja. "Hm. Pandang aja sampe puas" Ucap taufan dan membuka matanya. Sekarang ia bis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN