Auryn menyuapi dika makan. Dika menerima suapan auryn. Auryn sesekali mengusap wajah dika. Dika sangat senang bisa di manjain auryn. Auryn pun begitu ia tak menyangka anaknya sudah besar. "Tadi dika kemana sama oma?" tanya auryn. "Dika ke kantin. Kata oma kalo besar jangan lupa jadi mafia" auryn menggeram marah. "Oh, iya. Mafia itu apa bunda?" auryn mengumpat dalam hatinya sangat kesal dengan mommy nya. "Mafia itu orang jahat. Jadi, dika nggak boleh ikut mafia mafia. Kalo oma bahas mafia bilang aja dika nggak mau" dika mengangguk cepat dan menerima suapan auryn. "Terus psikopat apa?" astagfirullah boleh nggak sih bunuh mommy sendiri. "Siapa yang ngajarin kayak gitu?" "Kata oma kalo jadi mafia harus jadi psikopat" Auryn meraih tubuh dika agar mendekat ke arahnya. Auryn menat

