Matahari masih enggan untuk menampakkan sinarnya, mendung pekat menyelimuti kota Surabaya bagian barat dengan sesekali gemuruh petir terdengar lantang. Tidak lama hujan deras mengguyur area kampus. Awal kuliah kali ini lebih santai karena tidak banyak tugas yang harus kukerjakan untuk pertemuan minggu depan dan sekarang memilih menyibukkan di kantor redaksi sambil menyicil bahan untuk mengisi rubrik majalah. "tempat semedinya ganti nih?" tiba tiba kedatangan Damar dengan lambe nyinyirnya. "hhhmmmm" sangat malas untuk meladeninya "semester kemarin Lo jarang ngantor kenapa wil?" tanya Damar kembali dan membuatku sangat malas untuk meladeni pertanyaan unfaedahnya. "harus banget Gue jawab?" Kataku kasar. "iya, karena Gue kepo!" jawabnya. "harus banget bahas kesibukan Gue? Yang penting k

