Belinda Pov Badanku terasa lemas, kepalaku juga masih pusing. Aku mencoba membuka mataku untuk melihat kondisi sekitar. Samar aku mendengar suara Hans dengan seseorang. Ku paksakan untuk membuka mata hingga aku benar-benar melihat Hans di sampingku. "Hans", rintihku "Sayang...", "Minum...", Dengan sigap ia mengambilkanku minum dan menuntunku. Aku masih tidak percaya bahwa aku masih hidup saat ini, aku kira apa yang di lakukan Maya sudah membuatku sangat terluka. Aku merasakan nyeri yang sangat hebat di bagian bawahku. Aku lihat ada sekantung darah yang di donor kan untukku. Sejenak aku merasa tenang, namun saat itu juga aku teringat Femmy yang di ikat oleh Maya. Dimana ia, kenapa tak nampak disini. "Ehm.. Hans.. Femmy..", "Temanmu ada di kamar Chris, ia sudah mendonorkan darah

