22). Dihakimi

981 Kata

*** "Makasih ya buat makanannya. Nanti aku pap deh pas makan di rumah. Dua piring habis kayanya ini karena lauk dari kamu." Sambil mengangkat kresek berisi cumi dan brokoli, ucapan tersebut Ivander lontarkan sebelum pergi. Tak menetap terlalu lama di apartemen, dia memutuskan untuk berpamitan setelah setengah jam bersama sang sahabat. Tak dibiarkan sendiri, Ivander diantar Syanina sampai ke depan pintu dan tak pulang dengan tangan kosong, dia membawa pula dua menu masakan yang sang sahabat buat. "Kamu bisa aja," ucap Syanina sambil tersenyum. "Hati-hati di jalan ya. Kalau ada yang kurang sama masakannya, jangan ragu bilang biar bisa aku perbaiki." "Siap," ucap Ivander. "Tapi kayanya pas sih. Tadi aja aku nyicip satu enak kok. Aman." Tak menimpali dengan ucapan, Syanina hanya tersenyu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN