Chapter 26

1881 Kata

Pukul 01.30 WIB. Nao tidak bisa tidur. Sesekali ia melongok ke kamar Orion, memastikan apakah laki-laki itu terbangun lalu membutuhkan sesuatu atau tidak. Sebelum tengah malam, Orion sempat sadar; meminum obat penurun demam yang diberikan dokter, lalu kembali tidur. Dia seperti belum benar-benar menyadari kehadiran Nao juga orang tuanya yang pada akhirnya memutuskan menginap. Demam Orion memang tak setinggi sebelumnya, sudah turun hingga 38,3°. Namun tetap saja masih butuh pengawasan. Selain memberikan obat demam, Nao juga mengompres Orion. Ah, ralat. Bukan Nao, tapi papanya. Rupanya cara itu berhasil membuat suhu tubuh Orion berangsur turun. Dokter sempat mengatakan, jika dalam beberapa jam setelah pemberian obat Orion tak juga membaik, sebaiknya dia dibawa ke rumah sakit agar bisa mel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN