Chapter 15

1264 Kata

"Mau bareng?" Gadis yang tengah mengotak-atik ponsel hendak memesan ojek online, kontan menghentikan kegiatannya. "O--Orion?" Orion menyunggingkan senyum tipis. Andini memang admin tunggal, jadi ia bekerja hampir seharian penuh. Lain dengannya yang hanya setengah hari, dan bisa bekerja di tempat berbeda setelahnya. Maka dari itu, jika klinik dan apotek tutup, mereka sangat mungkin bertemu ketika pulang. Lokasi apotek tempat Orion kerja pun tak jauh dari klinik. Andini masih mematung, berusaha meyakinkan diri kalau yang sekarang terjadi benar adanya. Percayalah, selama ia mengenal Orion, ini kali pertama Orion bersikap begitu manis. Atau mungkin ... dia bersikap demikian karena mengetahui perasaannya? Tahu begini, sejak dulu saja Andini mengungkapkan perasaannya. Tidak usah repot menjadi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN