Chapter 8

1933 Kata

Orion melajukan kendaraannya pelan. Kepalanya masih begitu sakit akibat pemukulan yang dialaminya tadi. Sesekali ia berhenti untuk beristirahat apabila pandangannya sedikit kabur. Laki-laki itu jelas saja tidak ingin kenekatannya berkendara justru akan membuat orang lain celaka. Semakin larut, biasanya semakin ramai pula. Tapi, malam ini tak demikian, justru tampak lengang. Mungkin orang-orang malas beraktivitas di luar karena sejak sore tadi Bandung diguyur hujan deras. Jalan beraspal yang berlubang di sana-sini membuat penggunanya harus ekstra hati-hati karena air yang menggenang menyebabkan lubang tersebut nyaris tak terlihat. Setara dengan genangan air yang menutup seluruh permukaan jalan. Ya, memang sedikit banjir, pengaruh hujan yang tak kunjung reda. Sebenarnya tidak ada yang tak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN